Sobatpenghibur

Hidup adalah Sebuah Perjalanan

  • maturnuwun..

    Photobucket
  • asal_sobat

    Locations of visitors to this page
  • September 2008
    M T W T F S S
        Oct »
    1234567
    891011121314
    15161718192021
    22232425262728
    2930  
  • Archives

  • Info_sobat

  • Photobucket
  • Bisnis Kaos Ondel2

    Ondel2 merah Ondel2 Putih Photobucket http://ondelondelkaos.multiply.com/
  • sobat_tweet

    Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

  • wahyudi_fajr@yahoo.co.id

    Join 4 other followers

Kejadian Waktu Shubuh (26 Romadhon 1429H/26 September 2008)

Posted by fajr on September 26, 2008

Pagi ini seperti biasa, aku bangun terlambat tuk sahur (merasa nyaman aja kalo sahur diakhir waktu).Setelah berusaha makan dengan cepat sebelum waktu imsak, namun tetep saja aku adalah aku yang easy going. Hingga waktu imsak tiba aku masih menghabiskan sisa makananku, minum susu & diakhiri dengan air putih.
Baru saja menghela nafas karena kenyang, sayup-sayup sudah terdengar kumandang adzan subuh dari Masjid. Sontak aku kaget bergegas ke kamar mandi tuk sikat gigi dan Adzan terus berlalu. Saat aku baru saja keluar dari teras rumah Ikomah pun dilantunkan sang Bilal, terang saja aku semakin kaget dan langsung ku mengayunkan kaki menuju Masjid yang berjarak -+150M. Entah kekuatan apa yang mengajakku tuk berlari padahal biasanya aku hanya berjalan cepat tuk mencapai Masjid bila sudah Ikomah dalam perjalanan.
Yang jelas dalam benakku saat itu tidak mau terlambat & kehilangan satu rakaat karena malu rasanya jika sholat shubuh dioverlap. Walau sempat terlintas dalam pikiran jika aku lari saat ini nanti siang sudah lapar/dahaga, tapi itu hanya pikiran semu saja. Bukankah puasa memenga menahan diri dari lapar & dahaga?! pikiran lain juga terlintas aku lari-lari di pagi ini bukan tidak mungkin nanti aku dikira maling mengingat aku menggunakan pakaian yang serba hitam. Lagi-lagi otak kanan mencoba manyanggah dengan berdalih
aku yakin jika akan melakukan kebaikan pasti Allah akan melindungi setiap perjalanan hidupku.
Setiba di masjid aku pun langsung mengambil air wudhu & masih sempat bergabung di Rakaat pertama, walau Al-Fatihah sudah terlewatkan namun ku masih beruntung sang Iman membaca Surat Al-A’la yang lumayan panjang. Sepanjang sholat terang saja nafasku terengah-engah akibat berlari pagi. Ternyata tidak sia-sia ku berlari karena masih dapat mengikuti 2 Rakaat walupun telat. Bahkan sampai mengucap salam, jantung ini masih berdegup dengan kencangnya.
Tapi yang jelas pikiranku tenang dan hatiku juga tentram. Terimakasih Rabb, engkau masih membimbingku tuk berbuat kebaikan. Bulan ini memberikanku banyak sekali hikmah, baik berupa ujian maupun rezeki.
Memang berkah dalam Romadhonku kali ini, karena bulan Romadhon selalu memberikan ku semangat tuk berbuat kebajikan. Harapku, selepas ini akan menjadi manusia yang bertaqwa. Bukankah memang ini targetan bulan suci Romadhon? mengejar Taqwa tuk gapai Surga.

Wallahu’alam bi shawab

faj;R

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: