Sobatpenghibur

Hidup adalah Sebuah Perjalanan

  • maturnuwun..

    Photobucket
  • asal_sobat

    Locations of visitors to this page
  • September 2009
    M T W T F S S
    « Aug   Oct »
     123456
    78910111213
    14151617181920
    21222324252627
    282930  
  • Archives

  • Info_sobat

  • Photobucket
  • Bisnis Kaos Ondel2

    Ondel2 merah Ondel2 Putih Photobucket http://ondelondelkaos.multiply.com/
  • sobat_tweet

    Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

  • wahyudi_fajr@yahoo.co.id

    Join 4 other followers

Oleh-oleh dari Djokdja (episode-3)

Posted by fajr on September 16, 2009

>>>> cerita hari ke-2 смайлики

IMG_001418 Agustus 2009 hari ke-2 sobat di Djogja, aku merencanakan tuk sowan ke rumah teman masa SMA-ku, kala itu aku bersekolah di SMK Taman Siswa, Jetis-Yogya. -+3tahun menempuh pendidikan dengan penuh perjuangan, dari jarak rumah-sekolah yang paling jauh diantara teman-teman, sampai fasilitas yang kurang memadai harus menemani perjalanan pendidikan sobat kala itu. Tetapi Alhamdulillah, berkat ijin dariNya bisa menyelesaikan dengan cukup baik.

IMG_0009aIya, kali ini aku sowan ke rumah sobatku, sebut saja Is namanya. Beberapa kali saat aku pulang tidak pernah ketemu kalau main kerumahnya, baru kali ini berhasil ketemu dan kini keadaannya sudah berubah, sobatku ini sudah menikah dan InsyaAlloh beberapa bulan kedepan dikaruniai seorang anak setelah penantian yang cukup lama 3tahun. Memang terakhir aku mampir, hanya ketemu saudaranya yang mengatakan “Is sudah mau menikah”, tak terasa sudah 3 tahun saja, sementara aku masih asik sendiri. Mungkin benar kata orang orang yang pendiam cepat menikahnya dan sobatku ini adalah salah satunya.

IMG_0005Banyak kisah yang kita ukir bersama, dari jamannya suka ngeband bareng, main, jalan-jalan, magang, sampe melamar pekerjaan ya bersama sohibku ini. Mengenang masa-masa itu terharu sekaligus menyenangkan. Itulah sekelumit bagian dari sebuah perjalanan hidupku, hingga akhirnya kini kami berpisah dan telah menjalani kehidupan masing-masing. Is tak banyak berubah, masih seperti yang dahulu, hanya saja dia kini telah beristri, sementara dari sikap dan impiannya kurang lebih masih sama seperti Is yang aku kenal saat SMK dulu. Harapku, kedepannya bisa lebih baik, sukses, sehat & panjang umur, Amin.. .

IMG_0016Melanjutkan perjalanan dari rumah my sob, aku mampir ke Malioboro untuk membeli pesanan temanku sekalian jalan-jalan. Akhirnya selain mendapatkan pesanan (walau gak semuanya ada) juga dapat cindera mata dan sebuah benda unik. Memang kota ini selalu menawarkan seni & kreatifitasnya yang membuat orang menjadi tertarik. Setelah dari Malioboro barulah aku kembali pulang dan lagi-lagi menggunakan fasilitas Trans Jogja walau harus menunggu cukup lama. Sempat juga iseng mengambil gambar tiketnya.

IMG_0001Ada cerita unik di dalam perjalanan hari itu, salah satunya aksi pengamen jalanan yang unik, yaitu dengan dandan ala pemain Ketoprak/Jathilan berjoged di tengah perempatan Traffic Light dan disiang hari bolong  ditambah lagi mereka itu nyeker (bisa dibayangkan sob?). “fiuh” Begitulah gambaran hidup di kota Yogya memang sih, biaya hidup disana memang murah tetapi lapangan pekerjaan yang ada sedikit. Dan itulah salah satu alasan mengapa aku akhirnya memutuskan “keJakarta Aku kan Kembali, walaupun apa yang kan terjadi”. (jiah, malah jadi Koesplus deh)

IMG_0003 Jelang sore aku sudah sampai dirumah, langsung menuju ke Masjid karena belum sholat Ashar dan melihat anak2 TPA sembari menunggu sobat-sahabat-saudaraku yang mengajar disana, Amin namanya, iya gak jauh berbeda dengan Is dia juga sudah berkeluarga sekarang, sekitar 4tahun lalu, sayang aku gak bisa menghadiri pernikahannya. Malam ini aku tak berniat pulang/tidur dirumah, aku mau sharing sama mentorku ini. Lepas Maghrib mampir kerumah Amin ngobrol sebentar lalu kami makan malam bersama di salah satu warung tenda Pecel Lele..  

Setelah makan, kami kembali ke rumah, ngobrol sejenak dan aku ijin sejenak mau kerumah saudara di daerah Janten-Wirobrajan. Aku pinjam motor sahabatku ini, смайлики lumayan adem tenan kena angin malam di Yk. Sekitar jam 8an aku sampe di rumah saudara, kebetulan orang yang mau ditemui ada dirumah, Iin salah satu saudara sepupu yang dulu sempat mau ke Jakarta karena sudah lulus Sekolah Kejuruan, dia kekeuh mau nyari kerja di Jkt, tadinya mau ikut aku atau saudara sepupu yang lain. Tapi akhirnya gak jadi setelah ayahku meyakinkan bahwasannya Jakarta gak seindah yang dia bayangkan, lagipula dia belum pernah sekalipun ke Ibukota, dikhawatirkan belum mengenal bagaimana karakter kehidupan & orang-orang disini. Kalu kata orang; “Jakarta keras & kejam melebili kejamnya Ibu tiri”

IMG_0021Sampai disana aku langsung ketemu Iin, Ibunya (budeku), kk iparnya. Kebetulan ketemu sama Iin (yang mau ke Jakarta kemarin) yasudah kita langsung ngobrol-ngobrol aja. Dari perbicangan itu aku jadi tau kenapa kemarin dia begitu kekeuh mau ke Jakarta, karena dia udah mulai capek/frustasi mencari kerja di Yogyakarta. Kiranya sama halnya dengan yang aku rasakan dahulu saat aku lulus, tapi bedanya aku benar-benar ke Jakarta. Namun kini dia udah mulai bisa menerima dan bersyukur karena sudah dapat pekerjaan disana. Selang beberapa saat Ririn yang notabene kembarannya Iin datang dan jadilah kita bertiga terlibat dalam obrolan yang seru. Oiya, jadi kedua kakak-beradik Iin dan Ririn ini adalah kembar identik. Satu yang menarik ialah yang menjadi pertanyaan Ririn semua sama persis dengan apa yang ditanyakan sebelumnya oleh Iin ke aku, mungkin memang sehati ya. Gak kusangka kedua adik-adik yang dulu lucu, lugu dan pemalu kini sudah menjadi remaja yang beranjak dewasa. Смайлик 

Waktu semakin larut dan akhirnya aku pamit tuk kembali pulang, setelah sebelumnya Amin sms untuk langsung ke Masjid Nur Salam karena sedang ada pertemuan. Aku langsung meluncur ke Masjid dan sembat ngobrol sejenak dengan orang-orang yang memang dulu aku kenal cukup dekat. Suasana yang aku rindukan, bisa bersosialisasi dan berguna bagi orang lain, itulah yang membuat aku selalu rindu dan nyaman bila berasa di sini. ICQ 6 Smiles

Sekitar jam 11 aku dan Amin pun pulang menuju kediamannya, sejenak istirahat lalu kami bercerita sampai larut malam, kita saling sharing berbagi pengalaman dari kehidupan pribadi sampai hal umum. Alhamdulillah, suasana hatiku pun menjadi lebih tenang bisa berbagi keluh-kesah-kisah dengan seorang saudaraku ini. Hingga tanpa terasa waktu menunjukkan jam 3 pagi, kami pun bergegas ke tempat tidur..  

bersambung >>>  kolobok

with arm wide open

my signature

emote source: plurk & kolobok

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: