Sobatpenghibur

Hidup adalah Sebuah Perjalanan

  • maturnuwun..

    Photobucket
  • asal_sobat

    Locations of visitors to this page
  • December 2009
    M T W T F S S
    « Nov   Jan »
     123456
    78910111213
    14151617181920
    21222324252627
    28293031  
  • Archives

  • Info_sobat

  • Photobucket
  • Bisnis Kaos Ondel2

    Ondel2 merah Ondel2 Putih Photobucket http://ondelondelkaos.multiply.com/
  • sobat_tweet

    Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

  • wahyudi_fajr@yahoo.co.id

    Join 4 other followers

opini sobat tentang film 2012

Posted by fajr on December 1, 2009

2012_icon_eclipse 2012 adalah sebuah film bencana tahun 2009 yang disutradarai Roland Emmerich. Film ini memiliki ensemble cast dan didistribusikan oleh Columbia Pictures. Syuting dimulai bulan Agustus 2008 di Vancouver. Berita heboh seputar film ini terus bergulir di negeri kita. Saking penasarannya sore kemarin sobat menyempatkan diri tuk nonton di salah satu theatre movie di Jkt (walau sebenarnya lebih tertarik tuk melihat efek dari film tersebut). Berikut review yang bisa sobat utarakan.

20122012, merupakan film yang menceritakan kiamat berdasarkan prediksi bangsa Maya. Adapun Mayanisme adalah istilah yang digunakan untuk kepercayaan-kepercayaan Zaman Baru, dipengaruhi oleh mitologi Maya pra-Colombus. Istilah ini tidak sama dengan orang yang mempelajari peradaban maya.

Mayanisme sudah ada pada buku abad ke-16, Utopia karya Sir Thomas More, yang mengembangkan konsep utopia pada Dunia Baru.

Salah satu hal yang dipercaya Mayanisme adalah bahwa pada tanggal 21 Desember 2012, tanggal berakhirnya baktun pada perhitungan panjang kalender maya, akan terjadi perubahan besar yang melahirkan dunia baru.

imageBerawal dari inilah para sineas Holywood mencoba tuk membuat film yang kiranya dapat menggambarkan peristiwa kiamat itu, terlepas dari unsur materil yang ingin diperoleh darinya. Wajar saja jika polemik, kontroversi terus bergulir disini dimana kita memang hidup di dalam negara yang Demokratis, sah-sah aja bila ada Pro-Kontra.  

Dan menurut sobat sendiri, film ini juga memiliki pesan positifnya, seperti yang dikatakan salah satu Ustad kita bahwasanya; “kalau kita melihat dari sisi kemusyrikan, tentunya akan salah, namun jika kita melihat bahwasannya hari akhir itu akan datang, tentunya ini menjadikan bahan pembelajaran bagi kita agar bisa introspeksi diri”. Adapun MUI dari Jawa Timur sudah sempat mengeluarkan fatwa haram tuk menonton film ini. Yang menjadi bahan pembicaraan lagi ialah jika memang film ini merupakan “in the end of world” tapi mengapa masih ada manusia yang selamat atau hidup??” sedang dalam ajaran Islam sendiri tidak ada makhluk yang hidup setelah peristiwa kiamat itu datang kecuali pada tiupan Sangkakala yang kedua dimana manusia kembali dibangkitkan untuk dihisab. Seperti didalam firmanNya:

”Dan ditiuplah sangkakala, maka matilah siapa yang di langit dan di bumi kecuali siapa yang dikehendaki Allah. Kemudian ditiup sangkakala itu sekali lagi, maka tiba-tiba mereka berdiri menunggu (putusannya masing-masing).” (QS Az-Zumar ayat 68)

2012_wp2_1024

Namun yang perlu sedikit digaris bawahi ialah kejadian-kejadian yang terdapat di dalam film tersebut bisa sedidaknya mengambarkan betapa dahsyatnya dari peristiwa yang bisa kita analogikan sebagai kiamat dan tentunya akan lebih Maha dahsyat lagi karena itu hanyalah karya manusia. Kalaupun memang terjadi bencana pada tanggal tersebut, dari film itu sobat bisa sedikit simpulkan bahwasannya itu bukanlah kiamat, karena memang masih ada manusia yang selamat dan intinya ialah film itu bukanlah film kiamat, habis perkara..!

Maka dari itu, mulai dari diri dan dari dini mari kita sama-sama saling berintrospeksi diri, terlepas dari peristiwa kiamat itu akan datang kapan? dan belum tentu pula kita akan ada dalam peristiwa kiamat itu? Entah dalam waktu kapan pula kita akan kembali padaNya, mungkin hari ini, esok, lusa, bulan, tahun atau bahkan detik ini? sudah siapkah kita menghadapi waktu itu sobat? Mari kita renungkan sejenak, akankah kita mati dalam keadaan yang baik / khusnul khotimah?

Pesan sobat: Toh pada kenyataannya film ini hanyalah fiksi bukan? jika kita terus larut dalam kontroversi yang berkepanjangan, sungguh sangat sia-sia energi yang kita buang percuma. Bukankah masih banyak hal lain yang lebih penting dari hanya sekedar membahas polemik seperti ini? Tapi ingat!! sekiranya tanda-tanda kiamat kecil itu memang sudah ada di sekitar dan dihadapan kita, kita hanya menunggu waktu saja kapan kiamat yang sesunguhnya akan tiba..

Wallahu’alam Bishawab

my signature

narasumber:

eramuslim

wikipedia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: