Sobatpenghibur

Hidup adalah Sebuah Perjalanan

  • maturnuwun..

    Photobucket
  • asal_sobat

    Locations of visitors to this page
  • December 2009
    M T W T F S S
    « Nov   Jan »
     123456
    78910111213
    14151617181920
    21222324252627
    28293031  
  • Archives

  • Info_sobat

  • Photobucket
  • Bisnis Kaos Ondel2

    Ondel2 merah Ondel2 Putih Photobucket http://ondelondelkaos.multiply.com/
  • sobat_tweet

    Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

  • wahyudi_fajr@yahoo.co.id

    Join 4 other followers

Marhaban Yaa Muharram..

Posted by fajr on December 17, 2009

image Pagi ini terasa dingin yang menusuk kulit, rasa kantuk yang hinggap, keheningan yang menemani, seperti biasa menjalani hidup yang sunyi, sepi, sendiri. Tapi kenapa sekarang ku sudah mulai lelah ya? lelah menjalani semua sendiri.  Sedikit hilang rasa egoku tentang arti hidup menyendiri, yang measakan lebih nyaman dengan kebersamaan karena pada hakekatnya kita sebagai manusia memang tidak bisa hidup sendiri.

Namun ada kalanya kesendirianpun dibutuhkan disaat yang memang dibutuhkan adanya ketenangan, keheningan. Seperti halnya dalam menyambut tahun baru yang sebentar lagi hadir?? mau kemanakah kita? menyambut dengan suka cita/duka cita, gundah gulana/biasa saja? semua kita kembalikan ke pribadi masing-masing, karena tiap individu mempunyai alasan dan makna sendiri dalam menyikapi pergantian tahun ini. Seperti yang sudah-sudah ku lakukan saat pergantian tahun adalah lebih menyikapinya dengan perasaan yang biasa saja, tak begitu ada yang istimewa karena memang pada dasarnya ku lebih suka ke dalam suasana yang hening dan sunyi. Dengan begitu ku bisa lebih tau apa-apa yang sudah kulakukan satu tahun ke belakang dan apa yang akan kulakukan setahun kedepan. Apa-apa yang belum tercapai ditahun ini dan apa yang akan kulakukan ditahun mendatang. Dengan begitu ku bisa berfikir lebih tenang dan memaknai arti hidup ini. Untuk apa kuhidup? apa tujuan hidupku? kemana nantinya setelah kehidupanku ini berakhir?  ku sendiri masih mencari jawaban yang terbaik atas pertanyaan-pertanyaan itu. 
Pernah pula menikmati pergantian tahun dalam suasana yang lebih meriah, tapi entah kenapa hanya kesenangan sesaat yang kuperoleh, yang ada hanya masalah-masalah baru timbul. Berkumpul dalam keramaian, hiruk-pikuk kota besar ini yang semakin penuh sesak, uuh"… tak terbayangkan betapa lelahnya jika ku harus berada disana, bukan ketenangan yang didapat malah stress bertambah.
Maka ku lebih suka merefleksi akhir tahun ini dengan kesunyian, kesendirian karena dengan begitu ku bisa berfikir dengan jernih. Menggapai segala impian, keinginan serta targetan yang belum terwujud. Tentunya harapan kita semua adalah menjalani tahun yang akan kita lalui ini lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya, karena akan merugilah orang-orang yang menjalani kehidupannya lebih buruk dari hari kemarin.
image Berbicara pergantian tahun, sebagai umat muslim tentunya kita tak akan terlepas dari pergantian tahun muslim bukan? pada tahun ini jatuh tepatnya tanggal 1 Muharram 1431H atau 10 Desember 2009M. Sedikit mengingatkan tahun baru Islam ini dinamakan Kalender Hijriyah (Bahasa Arab: التقويم الهجري; at-taqwim al-hijri), karena pada tahun pertama kalender ini adalah tahun dimana terjadi peristiwa Hijrah-nya Nabi Muhammad dari Makkah ke Madinah, yakni pada tahun 622M. Penentuan kapan dimulainya tahun 1 Hijriah dilakukan 6 tahun setelah wafatnya Nabi Muhammad.
Namun demikian, sistem yang mendasari Kalender Hijriah telah ada sejak zaman pra-Islam, dan sistem ini direvisi pada tahun ke-9 periode Madinah. Kalender Hijriyah sendiri terdiri dari 12 bulan: MuharramSafarRabiul awalRabiul akhirJumadil awalJumadil akhirRajabSya’banRamadhanSyawalDzulkaidahDzulhijjah.
Jarang ya orang yang mengingat bahkan menghafal kalender Islam ini, pun diriku. Terkadang ku pun merasa sedih kenapa tahun baru yang semestinya diingat oleh umat muslim terkadang terlupakan, hanya sebagian orang saja. Dulu waktu masih berada di kampung halaman justru orang-orang tua dahulu menggunakan kalender Hijriah atau Jawa bukan Masehi, dan terkadang melihat dari posisi bulan, salut buat mereka karena kebetulan kalender Jawa juga mirip dengan nama-nama pada bulan Hijriah. Begitulah kenyataannya kehidupan, lingkungan, zaman, peradaban telah merubah cara pandang manusia. Tinggal bagaimana kita mau menjalani dan melaluinya.
Namun itu semua kita kembalikan kembali ke masing-masing individu mau apa, bagaimana menyikapi pergantian tahun ini, selama masih dalam batasan yang wajar dan selama masih berada di jalan yang benar, selagi masih mau melihat dan peka terhadap lingkungan sekitar. "Ingatlah senangmu sebelum datang susahmu, ingatlah sehatmu sebelum datang sakitmu, ingatlah hidupmu sebelum datang matimu". Semoga kita selalu menjadi orang yang berguna bagi diri sendiri, orang lain dan alam sekitar. Semoga kita menjadi orang yang baik, tulus, ikhlas, sabar dalam menjalankan setiap sesuatu agar RidhoNya selalu menyertai kepada kita.

Amien..

pesan sobat: “diantara 2(dua) tahun baru” Bagaimanapun caramu dalam menyikapi datangnya pergantian tahun ini, sudah sepatutnya tidak dilakukan dengan cara yang berlebihan? karena sesuatu yang berlebihan itu pada dasarnya tidak baik bukan? seyogyanya sah-sah saja kita menyambut dengan suka cita, tapi ingat sob, masih banyak saudara kita disana yang jauh tidak beruntung dibanding kita.

Sebagai penutup, sobat kirimkan doa awal dan akhir tahun. Mari kita sama-sama bermunajat seraya memohon kepada Alloh: Barangsiapa yang membaca doa awal tahun ini, insya Allah dirinya akan terpelihara daripada gangguan dan godaan syaitan di sepanjang tahun tersebut.

DOA AKHIR TAHUN
Bismillaahirrahmaanirraahiim, wa shollalloohu’alaa sayyididinaa muhammaadin wa’alaa aalihi wa shohbihii wa sallama, Alloohumma maa’amiltu fii hadzihis sanati mimmaa nahaitanii’anhu falam atub minhu wa lam tardhohu wa lam tansahu wa hamiltu ‘alayya ba’da qudrotika ‘uquubati wa da’autanii ilattaubati minhu ba’da jiroo-atii ‘alaa ma’shiyatika fa-innii astaghfiruka faghfirlii bifadhlika wa maa’amiltuhu fiiha mimma tardhoohu wa wa’adtanii ‘alaihits tsawaba wa as-aluka. Alloohumma yaa kariimu yaadzal jalaali wal ikroomi antaqobbalahu minnii walaa taqtho’ rojaa-i minka yaa kiriimu wa shollalloohu ‘alaa sayyidinaa muhammadin wa ‘alaa aalihi wa shohbihii wa sallama.

"Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Semoga rahmat dan salam Allah tetap tercurahkan kepada junjungan kami Nabi Muhammad teriring keluarga serta sahabat beliau. Wahai Tuhanku, apa yang hamba perbuat sepanjang tahun ini berupa perbuatan perbuatan yang Paduka larang hamba melakukannya, sedangka hamba belum bertaubat dari padanya dan Paduka tidak meridhainya dan tidak melupakannya, dan Padukapun telah menyayangi hamba setelah Padukapun kuasa untuk menyiksa hamba, kemudian Paduka menyeru hamba untuk bertaubat setelah hamba bermaksiat kepada Paduka. Karena itu, hamba mohon ampunan dari Paduka, maka ampunilah hamba dengan Anugerah-Mu.
Dan apa yang telah hamba kerjakan ditahun ini adalah berupa perbuatan yang Paduka ridhai dan Paduka janjikan pahala atasnya, Hamba mohon pada-Mu wahai Tuhanku, Dzat Yang Maha Mulia, yang memiliki Kebesaran dan Kemuliaan, agar Paduka terima amalan hamba dan jangan hendaknya Paduka putuskan harapan hamba dari-Mu, wahai Dzat Yang Maha Mulia. Semoga rahmat dan salam Allah tetap tercurahkan kepada junjungan kami Nabi Muhammad teriring keluarga serta sahabat beliau."

* Doa ini dibaca sementara menanti waktu Maghrib pada malam 29 Zulhijjah.

DO’A AWAL TAHUN
Bismillaahirohmaanirrohiim. wa shollalloohu ‘alaa sayyidinaa muhammadin wa ‘alaa aalihi wa shohbihii wa sallama. Allohumma antal abadiyyul qodiimul awwalu wa ‘alaa fadhlikal ‘adliimi wujuudikal mu’awwali wahaadza’aamunjadiidun qod aqbala nas-alukal ‘ishmata fiihi minasysyaithooni wa auli yaa-ihi wa junuudihi wal ‘auni ‘alaa haadzihil ammaaroti bissuu-i wal istighooli bimaa yuqorribunii ilaika zulfa yaa dzal jallali wal ikroom. wa shollalloohu ‘alaa sayyidinaa muhammadin wa ‘alaa aalihi wa shohbihii wa sallama.

"Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Semoga rahmat dan salam Allah tetap tercurahkan kepada junjungan kami Nabi Muhammad teriring keluarga serta sahabat beliau.
Wahai Tuhanku, Paduka adalah Dzat Yang Maha Kekal, dahulu dan Awal. Hanya denga anugrah dan kemurahan-Mu yang agung, telah datang tahun baru. Di tahun ini kami memohon pemeliharaan-Mu dari Syetan, kekasihnya dan balatentaranya, dan kami memohon pertolongan-Mu atas hawa nafsu yang mengajak kepada kejelekan, dan kami memohon kesibukan dengan perbuatan yang dapat mendekatkan diri kami kepada-Mu wahai Dzat yang memiliki kebesaran dan kemuliaan. Semoga rahmat dan salam Allah tetap tercurahkan kepada junjungan kami Nabi Muhammad teriring keluarga serta sahabat beliau."
Amiin ya robbal ‘alamiin…

* Doa ini dibaca selepas Maghrib malam 1 Muharram. Sesiapa yang membaca doa ini, syaitan berkata, “Telah amanlah anak Adam ini daripada godaanku pada tahun ini kerana ALLAH telah mewakilkan dua Malaikat memeliharanya daripada fitnah syaitan.”

Wallohua’laam bishshowab…

Wassalam

my signature

image

*dari berbagai sumber

One Response to “Marhaban Yaa Muharram..”

  1. […] perayaan tahun baru Masehi ya? Padahal Negara kita kan mayoritas Islam, pernah dibahas sedikit di sini. Bersyukurlah masih banyak Majelis Ilmu & Masjid yang mengadakan acara pengajian dan lain […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: