Sobatpenghibur

Hidup adalah Sebuah Perjalanan

  • maturnuwun..

    Photobucket
  • asal_sobat

    Locations of visitors to this page
  • March 2010
    M T W T F S S
    « Feb   Jun »
    1234567
    891011121314
    15161718192021
    22232425262728
    293031  
  • Archives

  • Info_sobat

  • Photobucket
  • Bisnis Kaos Ondel2

    Ondel2 merah Ondel2 Putih Photobucket http://ondelondelkaos.multiply.com/
  • sobat_tweet

    Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

  • wahyudi_fajr@yahoo.co.id

    Join 4 other followers

Dipecat bukan akhir segalanya

Posted by fajr on March 29, 2010

image Dunia seolah runtuh saat atasan berkata bahwa anda dipecat dari pekerjaan dengan alasan tertentu. Terus meratapi nasib bukanlah jalan keluar yang baik. Beberapa langkah di bawah ini mungkin berguna bagi anda yang akan memulai perjuangan baru.

Pertama, beri waktu khusus pada diri anda untuk menyelami langkah berikutnya. Panic lumrah terjadi, namun jangan biarkan kepanikan itu merajai pikiran anda. Seperti saat kehilangan sesuatu yang lain dalam hidup, butuh waktu untuk pulih kembali dari keterpurukan, bukan hanya dalam hitungan jam tetapi bias berminggu-minggu. Perlu diingat untuk tidak menyalahkan siapapun termasuk diri anda.

Kedua, gunakan waktu lowong untuk berlibur sejenak. Lakukan hal yang tidak bisa dilakukan saat bekerja, berolahraga dan biarkan diri anda mendapatkan perspektif baru. Habiskan waktu bersama keluarga dan teman yang berfikir optimis dan positif. Siapa tau anda justru mendapat pencerahan untuk melangkah lebih pasti.

Ketiga, ambil pekerjaan yang bersifat transisi, seperti kerja paruh waktu, bahkan beberapa kerja permanen (contohnya proyek tertentu). Selain mempertahankan kondisi keuangan, pekerjaan tersebut akan memacu mental dan semangat anda sebelum mencari yang baru. Tidak jarang orang tertentu justru lebih bahagia dengan pekerjaan jenis ini.

Keempat, kembangkan berbagai macam cara untuk pekerjaan. Buat jadwal khusus agar pikiran anda terfokus dan tidak mudah terkena stress. Cari informasi sebanyak-banyaknya melalui internet dan media massa. Perluas jaringan anda karena hal itu masih merupakan salah satu cara efektif mendapatkan pekerjaan.

Kelima, jika sudah siap, segera cari perusahaan dengan visi dan nilai yang sesuai jiwa dan kemampuan anda. Mereka akan lebih tertarik pada anda yang memiliki gairah untuk perusahaan daripada mereka yang tertarik pada slip gaji saja. Agar dilirik, buat resume dan lamaran pekerjaan anda unik dan menarik.

Nah, terimalah kenyataan bahwa anda kehilangan pekerjaan, tetapi jangan terbuai ilusi bahwa anda tidak mendapatkan yang baru. Selalu ada pekerjaan untuk orang baik seperti anda. [RAN]

disadur dari : harian KOMPAS

*ditulis berdasarkan firasat itu yang benar adanya, konteknya gak sama tetapi mirip. Berharap masih bisa merangkai rencana besar itu..

Thanks to Kompas yang mencerahkan & menguatkan sobat.

my signature

13 Responses to “Dipecat bukan akhir segalanya”

  1. evikristiana said

    sedih aja postingannya,,jadi ikutan sedih

  2. Wah, akhirnya ngapdet juga nih๐Ÿ˜€
    Bener jar, gw jg pernah ngalamin hal kaya gitu๐Ÿ˜ฆ Menyedihkan sekali, disidang, disalah-salahin, dan diminta mengundurkan diri aja.. :((๐Ÿ˜ฅ

    Tapi, itulah dunia.. Ada perjumpaan, ada perpisahan.. Ga perlu diratapi berlarut-larut toh diluar sana masih banyak yang lain dan mungkin jauh lebih bisa menghargai hasil jerih payah.

    Yg gw sebel klo kerja di perusahaan lokal tuh, Norma “Yang Muda Yang Nggak Dipercaya” masih terus dan selalu ada. Mudah-mudahan ke depan generasi muda bisa diapresiasi lagi kreatifitasnya. Keep posting sob..๐Ÿ˜‰

    • iya sob, dah lama gak ngapdet, ratting turun deh๐Ÿ˜€

      kebetulan akhir pekan kmrn dapet bacaan yg pas bgt sama keadaan..
      makasih byk rek, setidaknya dari sini salah satu tujuan udah tercapai, & sekarang akan mencoba ke tempat yang bisa mewujudkan targetan yang lain.๐Ÿ™‚

      yah, begitulah potret dunia kerja di negara kita..
      musti sabar2..๐Ÿ˜‰

  3. Hasan said

    Alhamdulillah.. saya tak pernah mengalaminya. yang ada saya yang meninggalkan. hihihi emang lebih enak mengnggalkan baik-baik daripada diusir.

    Tq, dah berkunjung ke blog saya. silahkan dikopi klo perlu. semoga bermanfaat

  4. Nia said

    meski trkesan sedih, tetapi ada motivasi yang terkandung di dalamnya..
    Terus Semangat!!

  5. […] Dipecat bukan akhir segalanya […]

  6. isdiyanto said

    kalo bisa sih jangan sampai dipecat…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: