Sobatpenghibur

Hidup adalah Sebuah Perjalanan

  • maturnuwun..

    Photobucket
  • asal_sobat

    Locations of visitors to this page
  • July 2014
    M T W T F S S
    « Jun   Dec »
     123456
    78910111213
    14151617181920
    21222324252627
    28293031  
  • Archives

  • Info_sobat

  • Photobucket
  • Bisnis Kaos Ondel2

    Ondel2 merah Ondel2 Putih Photobucket http://ondelondelkaos.multiply.com/
  • sobat_tweet

    Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

  • wahyudi_fajr@yahoo.co.id

    Join 4 other followers

Pemilu 2014 Menuju RI 7-8

Posted by fajr on July 8, 2014

9 Juli 2014 Esok mungkin akan menjadi hari bersejarah bagi bangsa Indonesia. Kenapa? Iya Pemilu akan digelar untuk menentukan siapa calon pemimpin kita 5 tahun kedepan. Wuih ga berasa yak, padahal seperti baru kemarin posting tentang Pemilu (yaiyalah, wong udah jarang posting juga, ups..)😀

Nggak mau kalah dengan Euforia Piala Dunia Brazil 2014 tentunya konsentrasi warga Indonesia terpecah belah sepanjang bulan Juni-July ini. Piala Dunia, Pemilu dan datangnya bulan Romadhon. Ambil positifnya aja lah, Sahur jadi nggak kesiangan karena semangat bangun buat nonton bola. Wawasan kita pun terasah dengan rajin membaca, melihat, menyimak berita2 politik, You know lah, ajang politik kan wadahnya orang2 pintar. CMIIW..

Yang menarik tahun ini adalah hanya ada 2 Calon Pemimpin negri ini, nggak seperti lima atau sepuluh tahun dahulu, yakni 5 pasang calon Presiden & Wakilnya. Sehingga mengharuskan putaran ke-2. (koalisi lagi, duit lagi, repot lagi,😦. Beruntungnya kali ini hanya dua bakal calon saja, pastinya sudah tau semua.

#1 Prabowo Subianto & Hatta Rajasa

#2 Joko Widodo & Jusuf Kalla

Hmmm.. jujur pilihan yang berat Sob, tapi sedari awal saya sendiri sudah punya pandangan. Begini, andai pak #2 sukses dalam mempimpin Ibukota, boleh jadi dia dipromosikan menjadi Calon Presiden kelak di 2019, dasarnya adalah Track Recordnya & Prestasi semasa kepemimpinan di Solo 2,5 Periode dan 1 periode kepemimpinan di Jakarta. That’s it, itu sudah cukup buat meyakinkan saya tadinya. Tapi kenyataan berkata lain, si Merah menjadi pemenang dalam Pemilu, sehingga si bapak di dorong untuk maju menjadi balon Presiden.. “Bismillahirohmanirohim, InsyaAlloh saya siap” begitu kurang lebih perkataannya ketika dapat mandat. Andai si Merah tidak menang kemarin tentu akan lain lagi ceritanya.

Terlepas dari itu, memang sudah sedari awal saya sendiri menentukan sikap untuk memilih, nggak perlu nunggu Rapimnas, hasil rapat Partai, Keputusan dewan Majelis, dll. Toh, saya juga bukan anggota/simpatisan/pengurus partai manapun. Jadi sebagai orang yang hidup dalam Demokrasi, memiliki kebebasan sepenuhnya dalam menentukan Pilihan, tanpa ada paksaan/dorongan dari pihak manapun. Pilihan tertuju pada #1, walau cuma finish di urutan ketiga, namun partai pendukung banyak yang berKoalisi, sehingga kuota 20-30% mudah tercapai sebagai syarat majunya Calon Presiden. Alasan kenapa memilih #1? Simple aja, dalam sosok dia cocok untuk memimpin Negeri ini. Ketegasan, Kepintaran, Wawasan luasnya menjadi modal awal dia, walau secara pengalaman belum pernah masuk dalam Kabinet Pemerintahan. Kalau boleh diibaratkan pak #1 ini Fresh Graduate dengan IPK Cum Laude. So pasti banyak PT yang ingin menggunakan jasanya. Sedangkan pak #2 berhubung belum menyelesaikan tugas PR-nya 5 tahun & sering ambil Cuti maka belum lulus sementara, sembari menunggu & memantau janjinya.

Walau pada perjalannya saya sempat dibuat galau karena pemilihan Calon Wakil Presiden dari masing-masing Calon Presiden. Tapi setelah melewati proses Debat, mencari informasi sana-sini. Keputusan saya masih tetap bulat seperti bola pingpong. Yang disayangkan adalah, para pendukung dari masing-masing Capres-Cawapres yang saling Hujat, Serang, BlackCampain dari berbagai sektor. Media elektronik, cetak, hingga Sosmed terus bergulir dengan panas hingga masa tenang. Subhanalloh, sebegitunya antusias Pemilu kali ini. Saya sendiri menutup mata & telinga dengan adanya Isu-isu Negatif dari kedua pasang Capres-Cawapres. Justru saya simak & kembali mencari sisi positifnya karena sejauh ini memang kedua Calon itu yang dibutuhkan untuk memimpin negeri kita tercinta Indonesia walau dengan cara & gaya yang berbeda. Sudahlah cukup saling serangnya, berDemokrasilah dengan dewasa karena dengan cara-cara seperti itu malah menunjukkan bahwasannya kita belum siap tuk berDemokrasi! Betul..?!!!

Harapan saya, setelah 9 Juli esok selesai, semua pendukung kedua calon bisa menerima hasilnya. Siap Menang, tetapi juga siap Kalah. Yang menang jangan merasa Jumawa dan yang kalah harus Legowo.

Menangpun tidak enak karena beban berat sebagai kepala Negara kelak harus siap dipikul, amanah mandat dari 2Juta lebih Rakyat harus dijalankan, bukan hanya janji manis di masa Kampanye & Debat.

Kalah juga harus tetap semangat untuk tetap mendukung si menang, bukan tidak mungkin juga program yang sudah ada diPersatukan dalam cara yang lain demi kemajuan & kemakmuran Bangsa Indonesia bukan hanya mengejar Kekuasaan semata. Malu lah sama Piala Dunia dengan sportifitasnya, malu lah bulan puasa dengan kebohongan/janji palsunya.

Ilustrasi Capres

Ilustrasi Capres

#Salam Damai Indonesia Raya.

#Gunakan Hak Pilihmu..

SAY NO TO FANATISME BERLEBIH!!

Wassalam,

indoflagpp1

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: